Pertaruhan Kejujuran dan Kualitas Kader

Oleh: M. Yazid Mar’i

Hari ini Kamis, 23 Nopember 2017 pukul 08.00 -10.00 bertempat di Gedung Serba Guna, sedikitnya ada 101 kader Muhammadiyah yang dilantik sebagai 32 PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan 69 sebagai PPS (Panitia Pemilihan Desa).

Pelantikan itu sekaligus menandai bahwa yang bersangkutan akan mendapat tugas dan amanah sebagai Panitia Pemilihan Kepala Daerah (Gubernur dan Bupati). Sebuah tugas negara yang sekaligus tugas organisasi dan keumatan. Karenanya menunjukkan dedikasi dan kualitas diri sebagai kader persyarikatan adalah merupakan kewajiban esensi sebagai bagian organisasi, umat, dan bangsa.

Terselenggaranya pemilihan kepala daerah yang jujur, terbuka, adil, adalah indikator keberhasilan kegiatan besar ini, sejaligus sebagai upaya menghasilkan pimpinan di Jawa Timur dan Bojonegoro yang berkuitas, adil, serta mampu menjaga aset daerah untuk digunakan sebesar besarnya kemakmuran masyarakat tanpa melihat kelompok dan golongan.

Selain itu juga sebagai taruhan atas kejujuran dan kualitas kader persyarikatan. Apakah ia akan memenuhi raihan jangka panjang atau jangka pendek yang cendrung transaksional? Disinilah kualitas kader persyarikatan akan diuji. Gagal atau berhasil!

Muhammadiyah sebagai organisasi tertua dan berpengalaman, tentu kader.persyarikatan juga sebagai seorang yang telah teruji dalam mengemban tugas dan amanah secara benar.

 

Penulis adalah Ketua MPK Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro

Admin
Author: Admin

Please Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *